Saturday, March 23, 2013

Spy kids di Papuma

Entah kenapa sekarang gue pengen ngebahas trip kedua gue ditanah Jawa Timur. Ini trip kedua sekaligus trip rombongan gue yang pertama di luar kalimantan.

Bersama anak-anak kami bareng-bareng dari surabaya. Namun karena perbedaan tempat tujuan kami pisah selepas trip bareng di Bromo.

Papuma gue lupa apa kepanjangannya tapi yang pasti papuma itu singkatan, kalo ga salah pantai/pasir putih malika, ah sekarang kan dah canggih cari aja di google ya bro.

Karena pengen postingan panjang gue mau basa basi dulu soal perjalanan sebelum menuju Papuma.

Menuju ke Papuma gue dan teman-teman dari Banjarmasin di temani mas Kholid dari Probolinggo, dan mba Ana bersama genk-nya dari Surabaya. Kita berangkat dua mobil.

Diperjalanan karena lelah dan sulit tidur, ya di perjalanan sebelumnya kami naik bis yang di iringi lagu-lagu dangdut jawa yang menurut gue cukup asik dan penyanyi sexy walaupun menor. Nah tp bukan musik bis yang menyusahkan gue tidur, tapi bentuk bangku bis yang ga bersahabat. Gila susah banget tulang-tulang sakit semua saat nyoba nyuri-nyuri tidur.

Nah namun sebelum menuju ke Papuma kami ngelewatin hutan jati, ternyata gitu ya hutan jati cuma batangnya doang daunnya ga ada, atau mungkin pohon jati pengen ganti gaya daun wkwkwkw.

Disitu temen saya Icha sangat eksis, doi memang gila photo dan lebih gilanya walaupun jalan cara backpacker dia tetep mempersiapkan kostum ala model cuma buat photo session. Ajib euy.

Ya udah dari pada gue bengong mendingan ikut photo. Haha ternyata asik juga ya photo photo di hutan jati yang udah botak, tapi ga recomended tuh buat mesum soalnya ga ketutupan.

Sesampainya di Papuma secara visual gue sangat excited sama Papuma, gila karang- karang Raksasa mengelilingi pantai.Karang yang tinggi dan berbentuk kaya pulau kecil. Gue aja sampai pengen banget tinggal di karang itu kalau perlu punya markas disitu pokoknya kaya film spy kids.

Sayangnya ga ada kapal persewaan atau gue yang ga tau di Papuma plus dilarang mandi. Akhirnya kami cuma maen-maen air.


Posted via Blogaway

2 comments:

biasakan budaya komentar
thnks