Saturday, July 24, 2010

NILAI KEJUJURAN


Alhamdulillah akhirnya saya bisa naik kelas walaupun agak ga sedikit jujur.Kenapa ga sedikit jujur soalnya kadang-kadang suka nyontek kalo ga dapet.Malah guru Kimia langsung ngelabrak dan bilang " Agung apa kamu nyontek ya waktu ulangan Kimia semalam?"
dengan pasrah dan muka dibikin sok imut saya harus jujur dan berkata " iya Bu".Kenapa saya berani jujur soalnya saya berharap nilai kejujuran dari beliau,karena kadang-kadang guru itu memberi nilai kepada muridnya tak hanya dari nilai-nilai pelajarannya,tapi juga nilai akhlak murid didiknya,salah satunya kejujuran.

Lagian juga kalo saya bilang engga mana mungkin beliau bisa percaya karena setiap pelajaran beliau dan saya disuruh mengerjakan soal di papan tulis pasti ga bisa.Dan takut juga she kalo saya bohong entar malah dites.Kan jadinya dapet dua kerugian.Pertama ketahuan nyontek dan nilai dikurangi.Kedua ga dapet nilai kejujuran.

Jujur aja ya saya lebih suka guru yang lebih mengutamakan nilai budi pekerti murid daripada nilai pelajarannya,sebab kalo mengharap nilai pelajaran aja pasti rata-rata murid agak jujur,kurang jujur,ga jujur,bahkan sangat ga jujur.Bahkan saya sering melihat juara-juara kelas dengan sibuknya menyontek berarti kan ga jujur.Jadi apakah nilai pelajaran menjadi tolak ukur kualitas murid.

Tapi mungkin susah ya dizaman saat ini untuk menilai orang dari dalam.Tapi apa salahnya tak hanya menilai sisi akademis orang saja tapi juga sisi budi pekertinya dan kalo bisa keduanya seimbang tak timpang sebelah.

Artinya nilai pelajaran dinilai namun nilai budi pekerti juga dinilai.Semoga ocehan saya ini bisa menjadi dasar pola pikir dalam pendidikan.

5 comments:

  1. memang jujur itu mahal dan terkadang jujur itu menyakit kan, tapi itulah kebenaran...

    ReplyDelete
  2. semoga tulisan ini dibaca guru kimia kamu...
    salut kebohongan loe dah diumbar di publik...
    jujur itu murah menurut ane...dan gak sulit
    sebaliknya bohong itu mahal loe....mau bukti?
    orang koruptor harus mengorbankan hartanya untuk kebohongan yang terungkap...
    Please fix your mindset, nak!

    ReplyDelete
  3. la..kan setiap pelajaran memiliki nilai masing2 bro?kalau nilai matematika di campur dengan nilai budi atau moral ya gemana donk?hehhe(onlu joking)

    ReplyDelete
  4. skali2 bohong juga ga ap gung...

    ReplyDelete

biasakan budaya komentar
thnks