Tuesday, February 16, 2010

NARUTO


Akhir-akhir ini karena pengaruh taman bacaan yang menjadi langganan saya,saya jadi gemar membaca komik naruto.Tapi memang niat awal gabung ditaman bacaan ini emang sengaja buat ngebaca seri naruto,soalnya kalo harus beli budget-nya terbatas trus lama baru bisa baca lanjutannya ditambah lagi kalau udah kebaca trus buat apa juga mending nyewa di taman bacaan.Ah udah ah basa basinya.



Kebetulan khan karena addict banget sama naruto dalam kehidupan sehari-haripun apa yang ada didalam komik ini terbawa dalam percakapan.Misalnya tentang cakra yang memang bahan pokok dalam komik ini.Trus kaya shuriken dan apalah yang terkandung dalam pernak-pernik komik ini.

Padahal dulu saya kurang begitu suka sama komik naruto,dan niat awal membacanyapun hanya ingin menyembuhkan penyakit dimensia yang saya derita,yaitu sejenis penyakit yang mengakibatkan seseorang bisa menjadi pelupa.Namun setelah saya baca lebih lanjut walaupun secara paksa bahkan sangat sadis.Saya menemukan sebuah gaya tarik yang melebihi gaya tarik bumi yang bisa membuat saya selalu penasaran untuk membaca lanjutan cerita seri naruto.

Alasan mengapa saya jadi suka karena dikomik ini saya menemukkan sedikit semangat hidup dari sifat naruto.Sebagaimana yang diketahui para pembaca naruto dan penggemarnya naruto itu tipe anak yang tak diakui orang sekitarnya.Nah,karena tak diakui orang sekitarnya ia berusaha agar orang sekitar mengakui keberadaannya.Mulanya ia melakukannya dengan berbuat kejahilan namun seiring waktu berjalan ia mulai berpikir dan karena nasehat dari beberapa pembimbingnya(termasuk guru Iruka,Kakashi,Jiraiya,dll) ia mulai menunjukkan ia pantas untuk menjadi Hokage,hokage itu sebutan untuk ninja tertinggi yang di anggap paling hebat dan memimpin kampung ninja.

Nah dari situlah yang membuat saya tertarik dengan naruto ini.Lalu apakah kalian juga sependapat dengan saya.

5 comments:

  1. narotu,,,suikanya pas SMA aja,,
    dah kul,,udah ga lanjut,,
    eh,,salamkenal,,

    ReplyDelete
  2. semua bacaan itu bagus, asal bisa mengambil sisi sisi positifnya...
    sisi negatifnya, gak usah diserap

    ReplyDelete
  3. Naruto mengajarkan haL yang kurang bagus sama kakanakan....

    kalau kaya kita baakal haja, kakanakan diwaluhi hakun inya..

    ReplyDelete

biasakan budaya komentar
thnks