Tuesday, February 23, 2010

DARI DINI BISA MENIPU

Waaaaah ga sengaja waktu selesai mandi tadi ada seorang anak,anak tetangga yang biasa saya panggil tuyul dan sering main kerumah saya.Nah waktu selesai mandi tadi saya dikejutkan oleh bunyi seruan dari luar rumah.Saya yang masih terbalut dengan anduk dan memasang pose seksi langsung terkejut bukan kepalang karena terkejut dan segera ingin membukakan pintu.



Tapi akhirnya saya harus kecewa karena itu cuma seorang anak kecil yang saya sebut tuyul tadi yang berpura-pura menjadi orang yang menyeru jadi orang lain.Sekilas peristiwa ini hanyalah peristiwa biasa kenakalan balita.Tapi kalau dipikir memakai visi ini adalah cikal bakal penipu ato lebih lagi koruptor.

Bayangkan anak sekecil ukuran balita bisa mengecohkan saya,alais menipu saya yang berusia abg,waaaah bagaimana nanti kalau balita ini menjadi dewasa dan kepandaiannya menipu pun menjadi dewasa bisa di bayangkan apa yang akan terjadi nanti waaaaah bakal penuh negara ini dengan para penipu.

Mungkin ini bukan mutlak kesalahan sibalita tersebut,mungkin ini juga pengaruh sekita tempat ia bersosialisasi.Jadi orang tua di harap bisa mengarahkan anaknya agar tak menjadi cikal bakal penipu.

Harapan saya seh agar para penipu terlebih koruptor taka ada lagi.

14 comments:

  1. wah, masalah korupsi ya.. dafarin gung ceritanya di ceritainspirasi.net, biar dilombakkan. he...

    ReplyDelete
  2. hmm... wah kok bisa yah??
    aneh sih emnag diidkan ortu tuh penting bgd terutama nilai agama deh...

    ReplyDelete
  3. amiiuin, semoga koruptor tak ada lagi gung....

    ReplyDelete
  4. Ya mudah-mudahan para koruptor pada sadar.hehhe lucu cerita tuyulnya itu.

    ReplyDelete
  5. Jangan bosan berbagi info lewat blog, karena berbagi itu indah.
    Dukung blog ”BIMBINGANMU” pada Djarum Black Blog Competition Vol.2
    Caranya vote : http://bimbinganmu.blogspot.com/ di http://www.autoblackthrough.com/blogcompetition/index.php?page=voteform&id=324

    ReplyDelete
  6. hiahahaha ada" aja si anak kecil itu kok bisa menipu kamu?

    ReplyDelete
  7. Wah..mungkin anak kecil itu menyangka mas Agung yang masih pakai handuk itu tuyul..he..he

    ReplyDelete
  8. Itulah masa dewasanya ntar disebut masa kecil kurang bahagia...

    Btw, kalau keeksisan KOntra, jangan tanyakan aku...tanyakan mereka!!!

    ReplyDelete
  9. Banyak kok anak kecil modal kayak ghitu sekarang,Gung

    ReplyDelete
  10. Namnya juga nak,,,kanak,,,de!!!

    Eh baca post paid review unda lah..

    ReplyDelete
  11. Namanya juga anak-anak pak, belum mengerti mana yg baik dan buruk :) justru itu jadi tugas kita untuk generasi berikutnya yg lebih baik. bukan begitu?

    ReplyDelete
  12. simpel dan menarik.. sangat mudah dipahami dan ada muatan tersendiri dalam tulisan ini.. ^^ makasih untuk partisipasinya yaa...

    ReplyDelete
  13. namanya jg ank2 kk
    belum tau mana g bnr n g slh
    kita yg dewasa dunk yg ngasih tau ma dya mana yg bnr n slh

    ReplyDelete
  14. semoga saja anak tersebut tidak terjerumus (?) hehehe...

    ReplyDelete

biasakan budaya komentar
thnks